Rabu, 29 Juni 2016

Kulitnya Sehat, si Kecil Nyaman dengan Lactacyd Baby


Penyakit kulit bisa menyerang siapa saja, laki-laki, perempuan, orang dewasa, kanak-kanak dan terlebih bayi. Karena anatomi kulitnya sangat berbeda dengan orang dewasa, bayi merupakan kelompok usia yang lebih rentan terhadap gangguan kulit.

Menurut Bernard Cohen, M.D, Direktur Ilmu Kesehatan Kulit Anak dari Johns Hopkins Children's Center, Amerika Serikat, kulit merupakan organ yang berfungsi sebagai benteng pertahanan terhadap beragam elemen yang mengancam tubuh mulai dari sinar matahari hingga bakteri.

Pada bayi, struktur kulitnya lebih tipis, ikatan antar selnya lebih lemah dan lebih halus. Kulit bayi juga memiliki pigmen yang lebih sedikit, dan tidak mampu mengatur temperatur dibanding anak-anak dengan usia lebih tua atau orang dewasa.

Kulit bayi dan anak-anak kecil perlu mendapat perawatan khusus disebabkan kulit bayi dan anak-anak kecil lebih tipis dibandingkan anak-anak besar dan sel-sel pada semua stratum lebih rapat. Kulit mereka jauh lebih rentan terkena infeksi bakteri superficial dan eritema toksik. Mereka lebih cenderung mengalami gejala sistemik akibat beberapa infeksi dan lebih cepat bereaksi terhadap iritan primer dibandingkan alergen pemicu sensitivitas.

Ketua Pimpinan Pusat Persatuan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) dr Titi Lestari Sugito SpKK mengatakan bahwa kulit bayi atau anak relatif rentan terhadap berbagai kelainan kulit dibanding orang dewasa. "Di Indonesia, hampir 90 persen bayi pernah mengalami masalah kulit." Tegasnya.

Diterangkan oleh dr Titi, karakteristik kulit anak adalah sensitif, lembut, dan mudah teriritasi. Kulit merupakan organ terluar dan merupakan lini perlindungan pertama pada anak. Sehingga, jika terjadi sesuatu pada anak, kulitlah yang akan paling dulu terkena. Kulit merupakan barrier pertama si anak.

Itulah sebabnya, ketika tidak terawat dengan benar, akan timbul masalah pada kulit. Pada dasarnya, struktur kulit bayi atau anak hampir sama dengan kulit orang dewasa. Namun, fungsinya belum berkembang sempurna. Penting untuk orang yang mengasuh bayi agar memerhatikan benar kesehatan kulit si bayi.

Munculnya kemerahan dan peradangan pada kulit merupakan salah satu gejala dari reaksi alergi pada tubuh bayi. Berikut adalah beberapa jenis penyakit kulit yang umum dijumpai pada bayi dan anak-anak:

Dermatitis Atopik
Penyakit kulit ini biasa juga disebut dengan eksim susu. Ini adalah penyakit kulit terbanyak yang ditemukan pada anak-anak. Hal ini ditengarai dicetuskan oleh faktor eksternal, seperti detergen, polusi, debu, dan keringat akibat aktivitas. Ia terlihat seperti radang kronik (kemerahan), terasa gatal, dengan frekuensi serangan lebih tinggi, dan biasanya terjadi karena hipersensitivitas.

Miliaria
Dikenal juga dengan biang keringat, penyakit ini juga sering sekali ditemukan pada anak-anak. Miliria biasanya terjadi di area dahi, dada, dan punggung. Ia bisa dicegah dengan menjaga ventilasi udara dan memastikan udara di sekitar si anak cukup nyaman dan pakaian yang dikenakan juga menyerap keringat.

Dermatitis Popok
Juga dikenal dengan ruam popok, dermatitis popok merupakan kondisi peradangan. Pasien penderita masaah ini kian meningkat di Indonesia. Biasanya ini terjadi akibat kelalaian kita mengganti popok si bayi. Seharusnya, ketika popok sudah mulai melebihi batas kapasitasnya, segera diganti, jangan biarkan urine terlalu banyak mengendap pada popok karena bisa kembali bersentuhan dengan kulit si bayi dan menyebabkan iritasi pada kulitnya. Jumlah urine yang dihasilkan bayi berbeda-beda sehingga ibu perlu lebih jeli mewaspadainya. Hal ini paling sering terjadi pada malam hari karena bayi paling jarang diganti popoknya pada saat seperti itu.

Dermatitis seboroik
Sering pula dikenal dengan "sarap", dermatitis seboroik adalah kondisi ketika kulit bayi bersisik, berkerak, kemerahan, berminyak, terutama di daerah kepala, muka, telinga, dada, dan lipatan. Ini biasanya terjadi karena hormon ibu yang menempel pada bayi saat di kandungan. Lama-kelamaan, kulit yang mengelupas ini akan hilang dalam tempo sekitar 6 bulan.


Kulit bayi relatif rentan terhadap berbagai kelainan kulit dibandingkan orang dewasa. 

Perawatan khusus mutlak dilakukan agar kulit bayi tetap terpelihara. Karena kulit bayi memiliki peranan penting sebagai sistem pertahanan kesehatannya secara keseluruhan, maka perawatannya sangat penting untuk mempertahankan fungsi tersebut.

Ada beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan untuk mempertahankan kesehatan kulit bayi yaitu menjaga kebersihan, keasaman (pH), dan kelembabannya. Penggunaan produk perawatan bayi yang memiliki tingkat kelembutan dan memenuhi standar uji klinis terhadap kemurnian bahan, potensi iritasi, dan toksitisitas yang memang diformulasikan untuk bayi sangatlah dibutuhkan.


Solusi

Pada hari Sabtu, 28 Mei 2016 bertempat di Igor’s Pastry, Jakarta Selatan, Mother and Baby Indonesia, majalah yang selama 6 tahun konsisten mengedukasi tentang parenting, mengadakan talkshow bersama Lactacyd Baby dengan tema "Healthy Skin Happy Baby - Cara tepat merawat kulit sensitif pada si kecil"

Menurut dr. Liem Hui Ling, Brand Ambasador Lactacyd Baby, kulit yang sehat adalah sumber pertahanan tubuh, pH asam yang ada dalam tubuh seseorang mampu mengikat bakteri baik sehingga menghasilkan pertahanan tubuh yang kuat. Ukuran pH dewasa yang standar adalah 4,5 hingga 6 sedangkan untuk bayi 6 hingga 7. Kulit bayi lebih tipis dibandingkan kulit orang dewasa sehingga rentan terhadap iritasi.

Untuk mencegah iritasi kulit pada bayi perlu diketahui penyebabnya. Utamanya seperti yang telah diuraikan di atas. Dengan mengetahui penyebabnya secara baik, maka kita pun akan dapat mengupayakan solusinya dengan baik.


Unka nyaman dengan Lactacyd Baby

Unka adalah jagoan kecilku yang memiliki kulit sensitif. Saat ia berusia dibawah satu tahun sering mengalami gangguan pada kulit sensitif nya, antara lain dermatitis dan miliaria.

Dermatitis, yaitu peradangan pada kulit yang ditandai rasa gatal, bersifat kronis (hilang timbul), pada Unka dermatitis muncul di daerah pipi, sehingga pipinya penuh bercak merah.

Miliaria Rubra yang dikenal juga dengan biang keringat, ditandai dengan adanya gelembung kecil 1 – 2 mm berwarna merah, gatal dan pedih bila berkeringat.

Setelah menyimak penjelasan dr. Liem Hui Ling tersebut di atas, saya pun tergerak untuk semakin frekuen berkonsultasi dengan beberapa dokter anak. Mereka rata-rata menyarankan agar saya menggunakan Lactacyd Baby untuk mandi Unka guna membentengi kulitnya dari berbagai macam ancaman penyakit.

Biang keringat juga salah satu yang selalu menghampiri Unka disaat musim pancaroba


Mengapa Lactacyd Baby?

Lactacyd Baby terbukti aman digunakan untuk bayi yang memiliki gangguan kulit. Hal ini karena Lactacyd Baby mengandung zat alami ektrak susu, asam laktat dan laktoserum, yang berguna untuk merawat kulit si kecil. Aman digunakan setiap hari.

Lactacyd Baby dapat digunakan untuk membersihkan, merawat, dan menjaga kulit bayi tetap bersih, segar, dan lembut, serta dapat digunakan untuk merawat kulit yang terkena ruam popok karena mengandung PH 3-4, sehingga kulit bayi Anda menjadi bersih dan terlindung secara alami.

Selain menjaga kulit tubuh si kecil, Lactacyd Baby juga dapat digunakan untuk merawat kulit kepala si kecil. Tidak perlu khawatir memakai Lactacyd Baby di kepala si kecil, karena Lactacyd Baby diformulasikan dengan pH yang tidak perih di mata.

Lactacyd Baby merupakan pembersih kulit dalam bentuk cair atau likuid yang membantu kita menjaga kebersihan kulit sensitif si kecil

Cegah iritasi pada kulit sensitif si kecil dengan menggunakan Lactacyd Baby setiap hari saat si kecil mandi.

Hingga kini, berkat Lactacyd Baby, kulit Unka makin bersih dan sehat. Terima kasih Lactacyd....



Cara Pemakaian :
  • Untuk memandikan bayi encerkan 3-4 sendok penuh dalam wadah mandi. Mandikan bayi seperti biasa, gosok dengan lembut, bilas dengan seksama.
  • Untuk membersihkan wajah dan perawatan kulit gunakan seperti memakai sabun cair.
  • Untuk merawat kulit kepala gunakan seperti memakai shampoo.



Lactacyd Baby
Lactacyd Liquid ini juga dapat dipakai untuk merawat bagian kulit yang terkena ruam popok. Terbuat dari bahan yang alami dan tidak membahayakan bagi kulit si kecil yang sensitif. Pergunakanlah secara teratur setiap harinya supaya tetap menjaga kesehatan kulit bayi dan memperkuat dari pertahanan alami pada kulit.

Manfaat
  • Memberikan perawatan terbaik untuk kulit bayi
  • Memberikan sejuta manfaat yang dibutuhkan oleh bayi bagi kulit
  • Memberikan kelembutan dan keharuman ekstra bagi bayi
Kelebihan
  • Bahan aman dan tidak membahayakan
  • Tidak menimbulkan alergi pada kulit sensitif bayi
  • Tidak perih di mata
  • Aroma yang menenangkan
  • Terbuat dari bahan alami

Isi Paket: 1 botol Lactacyd Baby

Tersedia dalam kemasan isi 60 ml dan 150 ml yang dapat diperoleh di gerai, apotik, supermarket maupun toko perlengkapan bayi dengan kisaran harga mulai Rp 20.000.

Tentang Brand
Lactacyd adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang perawatan tubuh yang sudah lama dipercaya banyak orang. Semua produknya bebas dari bahan yang membahayakan manusia, karena Lactacyd menetapkan standar dan otoritas dengan kualitas tinggi. Produk dari Lactacyd ini tersedia dalam berbagai macam pilihan yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan si kecil.


Apabila kulit si kecil senantiasa sehat sedari dini, maka kulit akan berfungsi secara optimal sehingga mengurangi resiko alergi, iritasi, dan masalah kulit lainnya.

Untuk memilih produk perawatan bayi, khususnya produk yang diaplikasikan pada kulit haruslah hati-hati.

Memilih sembarang produk berarti memberi resiko kepada si kecil, yang sebenarnya dapat dicegah. Dengan memilih produk yang tepat, maka bayi akan terhindar dari masalah kulit yang sering terjadi.

Untuk mendapatkan informasi dan tips seputar kesehatan kulit bayi silahkan berkunjung ke Face Book Fanpage Lactacyd Baby & Twitter @BabyLactacyd



5 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Itu Unka lucu banget ekspresinya pas lagi mandi:) Post nya bagus, mbak. Bahasanya ngalir bgt.
    Salam kenal ya mbak. Aku juga join #LactacydBaby ini tp FB ku di-restrict jd nggak bisa comment di page-nya lactacyd baby T.T hiks Cuma posting di Timeline pribadi.
    Wish us luck deh^^

    saycintya.blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih mbak Cintya sudah berkunjung, salam kenal juga ya... Wish us all the best.

      Hapus
  3. Aku baru tau ada produk lactacyd baby, kirain cuma yang buat daerah kewanitaan. Bisa jadi rekomendasi nih kalau nanti punya baby.

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Terima kasih sudah berkomentar yang sopan dan membangun.
Jangan bosan untuk berkunjung lagi ya....