Sabtu, 24 Desember 2016

Unka-ku Memasuki Tahun Ketujuh



Anak bungsu kami, Ince Unka Sultan Azir, yang biasa kami panggil Unka, tahun 2016 ini memasuki usia ketujuh.

Ia tergolong sehat secara fisik, motorik kasar dan halus, psikososial, kognitif, dan moral.

Tinggi badannya kini telah mencapai 114 cm dengan berat badan sekitar 22 kg.

Asupan nutrisinya cukup baik, meski terkadang ia malas makan sayur dan buah sehingga terpaksa kami membujuknya dengan berbagai cara.

Ia juga terkadang malas tidur, apalagi tidur siang. Ia hanya ingin bermain-main di luar rumah. Namun berkat ketelatenan kami mendidiknya, akhirnya ia terbiasa tidur rata-rata sembilan jam per hari.

Gigi permanennya mulai tumbuh menggantikan gigi susunya yang telah tanggal satu per satu.

Salah satu kelebihan Unka dibanding anak-anak seusianya, ia tak pernah mengompol sejak usia satu tahun. Dan sejak awal tahun ini, ia sudah bisa cebok sendiri setelah pipis. Sebenarnya ia juga ingin cebok sendiri setiap selesai buang air besar, namun kami tak mengizinkannya karena kami belum yakin bahwa ia bisa melakukannya dengan sesempurna yang kami inginkan.

Ia mahir naik sepeda mini, berenang, berlari-lari, melompat-lompat, memanjat tangga, dan mandi sendiri.

Keunggulan Unka lainnya yang kami banggakan ialah, ia sangat lancar membaca buku, koran, dan SMS. Ia kini tidak hanya belajar membaca, melainkan membaca untuk belajar. Ia suka membaca buku-buku yang tak lazim bagi anak seusianya, seperti buku-buku agama, pendidikan, dan ilmu pengetahuan, di samping cerita-cerita fiksi.

Ia juga makin lancar menulis dan tulisannya makin rapi. Bahkan ia sudah terbiasa menulis cerita-cerita sederhana dan juga cerita bergambar. Ia suka menggambar orang-orang, mobil, hewan-hewan, dan pemandangan alam. Ia juga suka merancang beberapa permainan dan tes-tes sederhana.

Ia makin kritis dan suka memprotes siapapun yang dianggapnya keliru.

Ia rajin shalat di masjid maupun di rumah.

Tahun ini, saat naik ke kelas dua, ia juara umum kedua di sekolahnya dan juara satu di kelasnya.

Selasa, 13 Desember 2016

TINGGAL SAMBIL BERINVESTASI DI RUMAH MAJA


______________________________________________________________________________

PT Citra Residence – anak perusahaan Ciputra Group – melalui Citra Maja Raya sukses membangun Rumah Maja di Kota Maja, Banten, salah satu dari sepuluh kota baru publik pertama di Indonesia. “Maestro” bisnis properti nasional itu menawarkan tempat tinggal sekaligus tempat bisnis dan investasi yang amat menjanjikan dengan harga ringan.
______________________________________________________________________________



Citra Residence memulainya dengan membangun lebih 7.000 unit rumah dan 500 ruko dari 13 cluster di atas lahan seluas 430 hektare yang ludes diserbu pembeli hanya dalam tempo 11 hari. Suatu rekor penjualan yang sungguh fantastis!

Untuk mengulangi debutnya itu, Citra Residence telah memulai proyek pembangunan tahap kedua sebanyak 12.000 unit rumah serta area komersial berikut berbagai fasilitasnya, pada lahan seluas 266 hektare. Ini diupayakan segera rampung dan diluncurkan pada akhir tahun 2016 ini.

Citra Maja Raya menguasai lahan 2.000 hektare dari 10.000 hektare total luas Kota Maja yang dialokasikan pemerintah. Di sini Citra Residence berusaha mengembangkan kawasan kota terpadu dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) yang menjadikan Stasiun Maja sebagai simpul transportasi (hub).

Kini kota ini menjadi semakin accessible karena terkoneksi dengan kereta api commuter line rel ganda (double track). Dari Stasiun Maja ke pusat-pusat pertumbuhan baru, misalnya Serpong, dapat ditempuh hanya dalam 45 menit, dan Tanah Abang 90 menit saja.

Selain itu, Citra Residence gigih memperjuangkan tersedianya berbagai sarana dan prasarana lainnya yang dibutuhkan sebuah kota mandiri seperti pasar modern, sekolah mulai dari PAUD hingga SMTA, rumah ibadah, sport club, family club, wahana rekreasi dan pendidikan keluarga, rumah sakit, hotel, perkantoran dan pusat kuliner hingga feeder busway.

Citra Residence berobsesi menyulap Citra Maja Raya menjadi satu-satunya Regional Business Center di wilayah Banten dan sekitarnya. Karena itu, Kota Maja dalam beberapa dekade ke depan akan dikembangkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasiskan ekonomi jasa (service-base oriented). Ini akan berfungsi sebagai lokomotif kesejahteraan bagi wilayah-wilayah di sekitarnya.

Dalam konteks ini, Kota Maja versi Citra Residence dipastikan akan sangat ramah terhadap kelompok ekonomi menengah ke bawah dibanding pusat-pusat pertumbuhan ekonomi lainnya seperti Batam, Cikarang, bahkan Singapura, serta kawasan-kawasan serupa lainnya di seluruh dunia.

Berbeda dengan Citra Maja Raya, penataan pusat-pusat bisnis di tempat lain itu dimulai dengan pembangunan gedung-gedung komersial super-mahal yang membuatnya semakin eksklusif karena propertinya hanya mampu dibeli oleh kelompok ekonomi tingkat atas.

Sebagai konsekuensinya, di tempat-tempat tersebut mustahil terdapat orang-orang dari golongan ekonomi marjinal. Kalaupun mereka ada di sana, paling-paling hanya mampu eksis di emper-emper atau lapak-lapak yang kurang bermartabat.

Citra Maja Raya, sebaliknya, dimulai dengan pembangunan rumah, ruko, dan kavling siap bangun yang harganya terjangkau bagi kalangan ekonomi menengah ke bawah – terlebih disertai fasilitas KPR yang bunganya kini menurun, serta penyediaan fasilitas umum terutama sarana transportasi murah.

Secara kalkulasi ekonomi, kalangan ekonomi menengah ke bawah yang mayoritas menghuni kawasan Citra Maja Raya saat ini, dalam waktu yang tidak terlalu lama akan berkembang menjadi kelompok pebisnis seiring dengan tumbuhnya Kota Maja menjadi pusat perdagangan yang menggiurkan.

Kalaupun ada penghuninya yang enggan berbisnis, mereka pasti akan mereguk keuntungan lainnya berupa meroketnya harga properti mereka seperti yang terjadi di hampir semua perumahan di negeri ini.

Jadi, bahwa kota terpadu Citra Maja Raya merupakan pilihan unggul untuk tinggal, berbisnis, dan berinvestasi, khususnya di bidang properti, bukanlah omong doang.

Citra Residence pun punya success story terkait, antara lain keberhasilannya sebelum ini dalam membangun Citra Raya Tangerang yang kini berjaya sebagai pusat bisnis sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi paling strategis, khususnya di kawasan Jakarta Barat dan Banten.

Citra Residence juga punya “energi” yang prima untuk menyelesaikan proyek jangka panjang itu yang tentu membutuhkan biaya yang sangat “wah” jumlahnya. Selain kepemilikan modalnya yang sangat besar, belum lama ini International Finance Corporation (IFC), anggota Kelompok Bank Dunia, memberikan pinjaman US$ 30 juta – atau sekitar lima ratus miliar rupiah – untuk PT Ciputra Residence guna mendanai proyek-proyeknya.

Dana IFC itu memperkokoh kepastian Ciputra Residence dalam menyelesaikan proyek-proyeknya dalam rangka menyediakan perumahan kepada rakyat Indonesia yang sekaligus menjadi investasi jangka panjang bagi mereka, di samping membuka lapangan kerja yang amat luas.

Itupun bukti kuat tentang kepercayaan dan dukungan masyarakat global atas prestasi anak bangsa dalam mengelola perusahaan properti kebanggaan nasional tersebut.




Refernsi tulisan dan gambar penunjang:
1. www.CitraMaja.com
2. Dokumen pribadi

Minggu, 04 Desember 2016

Switch Alpha 12 - Notebook Merangkap Tablet Tercanggih dari Acer

_____________________________________________________________________________

Acer kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah per-notebook-an. Kali ini dengan meluncurkan Acer Switch Alpha 12, notebook sekaligus tablet, yang antara lain dilengkapi sistem pendingin anti-berisik dan ramah lingkungan yang pertama kali diciptakan manusia di Planet Bumi.
_____________________________________________________________________________

Dalam dinamika kehidupan modern yang kian kompleks dan penuh tantangan dewasa ini, manusia semakin dihadapkan pada empat kebutuhan vital yang integral, yaitu profesi, informasi, interaksi sosial, dan entertainment – agar bisa survive.

Guna mempermudahnya dalam menangani keempat aktivitas paling strategis tersebut sehari-hari, manusia sangat memerlukan perangkat-perangkat teknologi yang mumpuni. Mereka pun getol melakukan berbagai eksplorasi dan inovasi, utamanya di bidang Information and Communication Technology (ICT).

Terkait upaya menangani kebutuhan profesi dengan baik, lahirlah komputer yang kemudian berkembang antara lain menjadi notebook. Dan di bidang informasi, interaksi sosial, dan entertainment, diciptakanlah ponsel yang belakangan ditingkatkan menjadi smartphone dan selanjutnya tablet.

Di sini nampak jelas, tiap manusia yang dinamis – dalam seluruh aktivitas online dan offline-nya – sangat membutuhkan minimal dua perangkat ICT, yakni notebook dan tablet.

Berita buruknya adalah: menangani kedua perangkat tersebut secara simultan amat ribet dan merepotkan.

Tetapi ada berita baiknya: Acer secara revolusioner dan fenomenal berhasil menyatukan kedua perangkat itu menjadi sebuah gadget futuristik bernama “Switch Alpha 12”.

Walhasil, Switch Alpha 12 itu bukan hanya notebook hybrid 2in1, melainkan buy 1 get 2, atau “beli notebook, gratis tablet”.


Acer telah menanamkan prosesor Intel Core i Series generasi ke-6 yang memiliki kinerja kencang dan hemat energi. Inilah yang membuat Switch Alpha 12 berada di level lebih tinggi dibanding produk-produk sejenis yang masih mengandalkan prosesor Intel Core M.

Ada pula sejumlah keunggulan lainnya: Switch Alpha 12 adalah notebook-plus-tablet yang sangat canggih di kelasnya, kreatif, inovatif, nyaman digunakan, mudah dioperasikan (user-friendly), praktis, ramah lingkungan, lebih ramping dan fleksibel, ringan, dan masih banyak lagi.

Salah satu kelebihan Switch Alpha 12 yang perlu digaris-bawahi ialah penggunaan LiquidLoop. Teknologi sistem pendinginan mutakhir ini mampu menstabilkan suhu mesin notebook itu tanpa kipas. Ini – di samping membuat perangkat ini bebas-bising (noise-free) sehingga kian mempernyaman para spAcer dalam ber-notebook sekaligus bertablet ria – juga merupakan kontribusi yang cukup signifikan dalam rangka ikut mengurangi pemanasan global (global warming) yang semakin menjadi isyu lingkungan paling krusial di seantero jagad saat ini.

Seperti kita ketahui, ada dua masalah pemanasan global yang hingga kini gagal diatasi oleh komunitas internasional. Yaitu meningkatnya emisi gas-gas rumah kaca (GRK) – utamanya karbondioksida (CO2) – akibat kian maraknya pembakaran bahan bakar minyak dan gas bumi serta kebakaran hutan dan sebagainya, dan meningkatnya pulau bahang (heat island) gara-gara penggunaan alat pendingin ruangan (AC) yang berlebihan di gedung-gedung perkantoran di perkotaan.

Teknologi LiquidLoop temuan Acer itu adalah inovasi tercerdas dan terefisien yang pernah diciptakan manusia yang mampu meredam CO2 sebelum ia teremisi menjadi GRK sambil mencegah pembentukan pulau bahang. Ini bisa dianalogikan dengan kondom atau IUD yang meredam proses pembentukan janin di dalam rahim ibu.

Dalam konteks ini tidaklah berlebihan jika tiap pengguna Switch Alpha 12 dijuluki “pahlawan lingkungan” (environmental hero) global.

Berkat LiquidLoop itu pula, Switch Alpha 12 telah “menalak tiga” ventilasi udara yang biasa digunakan pada laptop konvensional sehingga notebook kebanggaan para spAcer ini bebas debu serta hemat energi dengan baterai yang jauh lebih tahan lama. Seperti kita ketahui, notebook yang tertutup debu amat kerap terancam kelebihan panas yang memperpendek usia mesinnya serta lebih mudah kehabisan baterai. Dengan absennya ventilasi itu, spAcer tetap nyaman menggunakan notebook hybrid ini di atas pangkuannya ataupun di atas kasur.

Untuk kenyamanan ekstra, Switch Alpha 12 dilengkapi kickstand yang bisa dimiringkan hingga 165 derajat, serta keyboard docking yang terkoneksi melalui engsel magnetik yang memungkinkannya digonta-ganti dari notebook menjadi tablet – dan sebaliknya – dengan mudah. Docking ini dipasangi backlit sehingga keyboard tersebut bisa digunakan di tempat gelap sekalipun.


Acer telah pula melengkapi Switch Alpha 12 dengan standar USB terbaru, USB 3.1 gen 1 Type-C, yang memiliki port bolak balik amat praktis dengan laju transfer berkapasitas 5 Gbps, 10 kali lebih cepat dibanding USB 2.0. Uniknya, port USB Type-C juga bisa difungsikan sebagai output video dan sumber daya yang mengalirkan listrik hingga 4.5W.

Display 12” beresolusi tinggi, yaitu QHD (2160 x 1440), dengan teknologi IPS, ikut mempermantap performa Switch Alpha 12 yang membuat area pandang lebih luas sehingga cocok untuk mereka yang kerap bekerja dengan spreadsheet.

Bagi para spAcer yang suka berlama-lama di depan laptop, tak perlu kuatir, mata Anda akan aman dan terbebas dari gejala lelah dan kering. Pasalnya, di Switch Alpha 12 itu Acer telah mengantisipasinya dengan membenamkan fitur Acer BlueLight Shield, teknologi pelindung kesehatan mata dari ancaman emisi cahaya biru pada layar notebook.

Switch Alpha 12 pun memanjakan spAcer dengan stylus pen yang mampu mendeteksi sensor tekanan pada layar secara lebih akurat dan menyempurnakan fungsi perangkat ini sebagai laptop sekaligus tablet yang canggih dan nyaman untuk semua aktivitas online maupun offline.



Penjelasan tentang Acer Switch Alpha 12.



Referensi tulisan dan gambar:
1. Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia
2. Badan Pusat Statistik Indonesia
3. Acer
4. Wikipedia
5. www.top10base.com
5. Dokumen pribadi


Sabtu, 03 Desember 2016

Cinta Tanah Air ala Blibli.com

____________________________________________________________________

Blibli.com berusaha menggugah semangat patriotisme lewat promosi produk-produk dalam negeri kepada 8,7 juta jiwa konsumen toko online di seluruh Indonesia, dengan moto “Big Choices Big Deals”.
_____________________________________________________________________

Sebuah bangsa biasanya menggelorakan semangat cinta tanah air rakyatnya lewat pekik lagu kebangsaan, lagu-lagu perjuangan, peringatan hari-hari besar nasional, dan aksi-aksi patrotik lainnya.

Namun prakarsa Blibli.com, salah satu pelopor online shopping mall di nusantara, patut menjadi acuan. Yakni tentang bagaimana dunia usaha – yang merupakan satu dari tiga stakeholder utama sebuah demokrasi di samping rakyat dan pemerintah – berpartisipasi aktif dalam misi kebangsaan sembari tetap gigih memutar roda bisnisnya.

Sesungguhnya inisiatif unik dan kreatif yang dilakukan Blibli.com secara teknis cukup sederhana sehingga kalangan pengelola e-shopping lainnya amat mudah mengadopsi serta mereplikasinya. Yaitu hanya dengan menyediakan satu kategori belanja bertajuk “Galeri Indonesia” di situs belanja online-nya.

Walhasil, jumlah kategori belanja di Blibli.com pun berjumlah 15 tautan: Handphone & Tablet, Olahraga & Aktivitas Luar Ruang, Komputer & Laptop, Kamera, Mainan & Video Games, Peralatan Elektronik, Fashion Pria, Home & Living, Fashion Wanita, Ibu & Anak, Tiket & Voucher, Kesehatan & Kecantikan, Otomotif, Kuliner, dan Galeri Indonesia sendiri yang notabene 100% Produk Kreatif Asli Indonesia.

Dalam menjajakan berbagai barang dan jasa produksi anak negeri lewat Galeri Indonesia itu Blibli.com tidak hanya menggembar-gemborkan slogan “cintai produk Indonesia”. Namun Blibli.com juga berusaha meyakinkan para customer bahwa produk Indonesia memiliki kualitas ekspor yang tak kalah dengan kualitas produk-produk dari luar.

Jadi, “Kita juga dapat berbangga hati memakai produk Indonesia, Produk Kreatif 100% Indonesia yang Mendunia” tegas Blibli.com di lamannya.

Blibli.com berdalih, “Dengan mencintai produk dalam negeri dan memakainya tentu akan mengembangkan eksistensi dan pemasaran produk-produk asli Indonesia. Oleh karena itu, untuk mewujudkan cinta Anda pada produk Indonesia, Anda perlu membeli  produk asli Indonesia.”

Guna memikat para pelanggan, Blibli.com berusaha meningkatkan kualitas komoditas yang bersangkutan seraya menjaga agar harganya terjangkau, serta menjamin kemudahan dan kenyamanan dalam proses transaksi yang merupakan tradisi unik Blibli.com antara lain dengan menyediakan fasilitas cicilan 0% tenor 6 hingga 12 bulan,  gratis biaya pengiriman ke seluruh Indonesia, layanan Customer Care yang siaga 24 jam per hari guna membantu para kosumen dalam berkonsultasi atau bertanya seputar produk dan layanan Blibli.com.

Untuk kepuasan dalam berbelanja, Blibli.com juga memfasilitasi layanan pengembalian produk dengan batas waktu klaim 15 hari setelah produk diterima pemesan, sistem pembayaran yang mudah, aman dan terpercaya dengan sertifikasi VeriSign, Verified by VISA, MasterCard SecureCode dan Credit Card Fraud Detection System.

Tak tanggung-tanggung, di Galeri Indonesia tersebut Blibli.com menawarkan 6.123 item barang dan jasa dengan 9 kategori. Yakni Galeri Batik Indonesia dengan 1.189 item meliputi Galeri Aksesoris Batik, Galeri Batik Wanita, dan Galeri Batik Pria.

Selanjutnya Galeri Buku & Musik Indonesia: 493 item meliputi Galeri Musik Indonesia dan Galeri Kriya Indonesia.

Galeri Kriya Ruang Kerja: 679 item meliputi Galeri Kriya Dapur & Ruang Makan, Galeri Kriya Dekorasi Rumah, dan Galeri Buku Indonesia.

Galeri Kuliner Lokal Indonesia: 977 item meliputi Galeri Minuman Lokal Indonesia, Galeri Makanan Lokal Indonesia, Galeri Cemilan Lokal Indonesia, dan Galeri Bumbu Tradisional Indonesia.

Galeri Local Brands Indonesia: 1.009 item meliputi Galeri Aksesoris Local Brands, Galeri Pakaian Local Brands Wanita, dan Galeri Pakaian Local Brands Pria.

Galeri Pakaian Muslim Indonesia: 362 item meliputi Galeri Pakaian Muslim Wanita, dan Galeri Pakaian Muslim Pria.

Galeri Produk Kecantikan: 898 item meliputi Galeri Perawatan Tubuh, Galeri Perawatan Rambut, Galeri Perawatan Wajah, dan Galeri Make Up.

Galeri Tiket & Travel Lokal Indonesia: 498 item meliputi Galeri Pertunjukan Domestik Indonesia, dan Galeri Wisata Domestik Indonesia.

Terakhir yang unik dan menarik adalah Galeri Workshop sebanyak 18 item.

Melalui Galeri Workshop ini Blibli.com antara lain menawarkan lokakarya ARMA Museum & Resort di mana peminat akan mendapatkan pembelajaran untuk membuat sesuatu benda yang kreatif. Ini sangat direkomendasikan kepada tamu yang tidak hanya ingin tahu lebih banyak tentang budaya Bali, namun juga yang ingin membawa buah tangan dari keterampilan yang dipelajari peserta.

Yang lebih unik dan menariknya lagi, semua item yang dipasarkan lewat Galeri Workshop ini disertai fasilitas pemberian diskon berupa voucher sehingga biaya yang dibayar oleh konsumen lebih rendah dari tarif normal.

***

Salah satu dari 6.123 item barang dan jasa yang ditawarkan Blibli.com lewat Galeri Indonesia ialah lokakarya ARMA Museum & Resort di mana pesertanya – baik dari kalangan turis mancaegara maupun masyarakat lokal – akan mendapatkan edukasi untuk membuat benda-benda kreatif antara lain persembahan dari barang unik yang berwarna, daun dan janur yang dijalin, dan bambu untuk diukir. Mereka juga akan mempelajari arti dari persembahan harian dan cara untuk melakukan persembahan tersebut. Lokakarya ini sangat direkomendasikan kepada tamu yang tidak hanya ingin tahu lebih banyak tentang budaya Bali, namun juga yang ingin membawa buah tangan dari keterampilan yang akan menjadi ilmu lebih dari dirinya.


Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan produksi dalam negeri merupakan isyu yang sangat krusial sejak era pemerintahan Orde Baru. Upaya ke arah ini semakin alot akibat kian maraknya persaingan ekonomi di kalangan bangsa-bangsa di dunia, terlebih sejak bergulirnya globalisasi di penghujung milenium kedua yang lalu.

Di zaman reformasi ini, pemerintah tambah kewalahan menggenjot minat masyarakat untuk menggunakan produksi dalam negeri terutama akibat pesatnya serbuan banyak macam barang dan jasa dari luar negeri. Situasi ini kian mencemaskan semenjak diterapkannya sistem perdagangan bebas dunia maupun regional utamanya paska disepakatinya Masyarakat Ekonomi Asean dan sistem perdagangan bebas Indonesia – Cina.

Itulah yang mendorong rezim-rezim di era demokrasi di tanah air dewasa ini semakin berjuang keras memotivasi rakyat agar mencintai produksi buatan anak-anak bangsa sendiri. Ini antara lain tercermin dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005 – 2025.

Undang-undang ini menegaskan, bahwa dalam rangka memperkuat perekonomian domestik dengan orientasi dan berdaya saing global, maka perdagangan dalam negeri diarahkan untuk memperkokoh sistem distribusi nasional yang efisien dan efektif guna menjamin kepastian berusaha antara lain dalam rangka mengintegrasikan aktivitas perekonomian nasional dan terbangunnya kesadaran penggunaan produksi dalam negeri.

Di sini nampak jelas, yang dilakukan Bibli.com dengan Galeri Indonesia-nya itu pada hakekatnya bukan semata-mata sebuah business as usual dunia usaha di tanah air, melainkan juga merupakan amanah bangsa dalam rangka meningkatkan semangat cinta tanah air di kalangan rakyat Indonesia.





Referensi tulisan dan gambar penunjang:
1. Kementerian Komunikasi dan Informatika
2. Badan Pusat Statistik
3. Wikipedia
4. Blibli.com
5. YouTube.com
6. Dokumen pribadi

Jumat, 02 Desember 2016

Doa Lulu


“Doa Lulu”
Karya: Umi Nadiroh Kudori

          Pada suatu hari, di tepi hutan, hiduplah seekor anak kelinci yang rajin berdoa.

          Kelinci itu bernama Lulu. Ayah dan ibunya telah meninggal. Awalnya ia sering menangis. Namun neneknya menasehatinya, “Cucuku, tiap makhluk pasti akan meninggal. Itu takdir Tuhan yang mustahil dirubah oleh siapapun.”

          Akhirnya Lulu bisa menerima nasibnya.

          Sang nenek sering mengajari Lulu doa-doa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Itu membuat Lulu merasa dekat dengan Tuhan dan sangat bahagia.

          Tiap hari Lulu keluar rumah mencari makan di hutan. Saat haus, ia minum di rawa dekat hutan.

  Suatu hari, ketika Lulu sedang minum di rawa, tiba-tiba muncul Pak Seri, serigala jahat yang selalu berusaha memakannya. Lulu sangat ketakutan. Tetapi ia tak bisa lari karena sudah terkepung.

 Saat Pak Seri siap menggerogoti Lulu, tiba-tiba Nenek Ara melempari serigala itu dengan rantingnya yang membuatnya melengking kesakitan. Nenek Ara adalah pohon besar dekat rawa itu, sahabat nenek Lulu.

          Nenek Ara menyuruh Lulu berlindung di bawah akarnya dan terus melempari Pak Seri dengan ranting-rantingnya. Pak Seri lari tunggang langgang.

          Lulu berterima kasih kepada Nenek Ara.

          “Aku yang harus berterima kasih karena nenek moyangmu yang menanamku di tempat ternyaman ini,” ujar Nenek Ara.

          Lulu bersyukur kepada Tuhan. Ia yakin, keselamatannya ini berkat pertolongan-Nya.

          Lulu berdoa agar Tuhan mengampuni Pak Seri. Alangkah mulianya hati Lulu. Ia memohonkan ampunan untuk makhluk yang berusaha mencelakakannya.

          Lulu mencari jalan agar aman dari ancaman Pak Seri.

          Esoknya, ketika Lulu tiba di rawa, nampak seekor anak serigala terperangkap dan nyaris mati tertelan lumpur. Lulu meminta sebatang ranting dari Nenek Ara untuk menolongnya.

          Tetapi Nenek Ara membentaknya, “Kamu menolong bangsa serigala yang selalu berusaha membunuhmu? Di mana otakmu?”

          Namun Lulu mendesak Nenek Ara agar diberi ranting, karena menolong sesama makhluk adalah perintah Tuhan. Akhirnya, Nenek Ara memberikan rantingnya yang digunakan Lulu untuk membebaskan anak serigala itu dari jebakan lumpur.

          Anak serigala itu sangat bahagia dan berterima kasih kepada Lulu. Mereka berkenalan. Anak serigala itu bernama Sriwati yang juga warga hutan itu.

Sejak itu, mereka sering bertemu. Sriwati suka bersahabat dengan Lulu karena mereka hampir senasib. Kalau Lulu adalah anak yatim piatu, tak punya ayah dan ibu, Sriwati adalah anak yatim yang hanya punya ayah, tak punya ibu. Ibu Sriwati meninggal sejak lama.

          Lulu mengajari Sriwati doa-doa. Sriwati sangat senang karena doa-doa membuatnya tenang. Ayahnya tak pernah mengajarkan apapun. Lulu juga mendidiknya menjadi anak yang sopan dan berbakti kepada orang tua.

          Sejak bergaul dengan Lulu, Sriwati menjadi anak salehah. Dulu, ia cuek pada ayahnya. Sekarang, Sriwati sangat santun kepada siapapun.

          Dulu, setiap keluar masuk rumah, Sriwati tak pernah pamit. Sekarang, setiap hendak keluar rumah Sriwati pamit dulu, lalu mencium tangan ayahnya, dan mengucapkan salam.

          Setiap masuk rumah Sriwati kembali mengucapkan salam, lalu mencium tangan ayahnya yang tak lain adalah Pak Seri.

          Melihat perubahan besar Sriwati itu, Pak Seri sangat berbahagia. Ia tak menyangka Sriwati kini menjadi anak salehah.

          Tetapi Pak Seri tak tahu apa penyebab perubahan itu. Sriwati tak pernah memberitahu ayahnya bahwa semua itu berkat didikan Lulu. Sriwati tak tahu kalau Lulu adalah musuh bebuyutan ayahnya.

          Suatu hari, Pak Seri merasa lapar. Ia bergegas ke rumah Lulu untuk memakannya. Saat itu Lulu sedang tertidur pulas. Pak Seri langsung menerkamnya. Lulu sangat ketakutan.

          Namun, tiba-tiba Sriwati muncul dan mencegah ayahnya. Pak Seri heran. Sriwati menjelaskan bahwa Lulu adalah guru yang selama ini telah mendidiknya menjadi anak salehah.

          Mengetahui itu, Pak Seri sangat menyesali semua perbuatannya. Ia berkali-kali meminta maaf kepada Lulu sambil berterima kasih.

          Pak Seri bersumpah tak akan pernah mengganggu Lulu lagi. Bahkan ia berjanji akan melindungi Lulu selama-lamanya.

          Lulu kembali beryukur kepada Tuhan dan yakin, semua ini berkat pertolongan-Nya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Terima kasih sudah berkomentar yang sopan dan membangun.
Jangan bosan untuk berkunjung lagi ya....