Senin, 30 Mei 2016

Aku Ibu Rumahan #BahagiadiRumah

Aku Ibu Rumahan #BahagiadiRumah

Ibu rumahan? Ya, mengapa tidak?

Yang kumaksud adalah perempuan seperti diriku yang mendedikasikan seluruh hidupnya semata-mata menjadi ibu untuk anak-anak tersayang, sekaligus istri bagi suami tercinta. Aku telah menjalani mission sacre yang penuh kerja bakti reproduktif ini selama sewindu. Yupp, delapan tahun... Dan aku sangat ikhlas sekaligus enjoy dengan semua ini.

Kenapa aku betah? Karena aku bahagia? Tidak... tidak... Logikanya terbalik. Aku betah menjadi ibu rumahan bukan karena aku bahagia. Tetapi aku bahagia sehingga aku kerasan menjadi “babu gratis” sepanjang hidupku. Akan selamanya seperti ini... Insya Allah...

Seperti yang pasti juga dialami oleh ibu-ibu lainnya, banyak hal di dalam rumah yang membuatku bahagia. Di antara semua itu, yang paling dahsyat adalah saat pertama kali aku mendengar tangisan bayi mungilku ketika ia baru merojol dari rahimku. Itulah momen terindah yang mustahil kulupakan hingga kapanpun.

Namun di balik tangis yang masih terngiang-ngiang di benakku itu, ada satu hal lagi yang sangat kusyukuri, sekaligus menjadi sumber utama kebagaiaanku pula. Yaitu, di saat aku berulang tahun ke-39, suatu usia yang tidak muda lagi, ternyata Yang Maha Kuasa masih mempercayaiku menjadi seorang ibu.


Bayi montok dan menggemaskan itu kami beri nama Ince Unka Sultan Azir. Nama panggilannya Unka. Sejak itulah aku berjanji bahwa aku akan mengurus pangeran kecilku ini dengan tanganku sendiri.

Dalam perjalanan hidup kami selanjutnya, tentu saja, seperti semua keluarga pada umumnya, kami banyak menghadapi gelombang dalam pelayaran biduk rumah tangga kami. Namun, dengan komitmen kokoh yang kubangun bersama suami terkasih, yang kami landaskan pada bingkai kasih sayang Tuhan, kami pun selalu saja berhasil lolos dari berbagai terpaan badai kehidupan. Bahkan semakin hari bahtera rumah tangga kami semakin kokoh dan mantap menuju hari esok yang lebih cerah.

Rumah tangga adalah “universitas” yang mengajarkan kami tentang banyak hal yang semakin memperteguh langkah-langkah kami menuju masa depan yang kami dambakan.

Salah satu pelajaran penting yang kami peroleh dari “kampus” kehidupan ini adalah bahwa cara termudah untuk mereguk kebahagiaan hanyalah dengan membahagiakan orang lain, minimal dengan cara membuatnya tersenyum. Oleh sebab itu, kami selalu berusaha menjadi penyebab agar orang-orang di sekitar kami tersenyum. Simpel bukan?

Jika semua kita lakukan dengan ikhlas, maka semuanya menjadi nikmat dan sangat indah. Itulah yang aku rasakan saat bersama seluruh anggota keluarga kecilku, terutama si mungil. Tiap detik adalah waktu yang sangat berharga bersamanya.

Saat aku menyusuinya, mengajaknya ngobrol, membacakan cerita, menganti pampersnya, mengeloninya, berjaga saat dia demam, dan sebagainya, adalah detik-detik dimana aku membuat ikatan batin yang sangat kokoh dengannya.

Yang membuatku lebih bahagia lagi adalah saat melihat bagaimana kesigapan dan ketulusan sang ayah dalam berpartisipasi mengurus bayi kami. Berkat ini, aku semakin berterima kasih kepadanya serta kian bersyukur kepada Tuhan.

Dari pengalaman spiritual itu, aku lagi-lagi memetik hikmah bahwa bukan orang bahagia yang bersyukur kepada Tuhan, tetapi orang yang bersyukur kepada Tuhan itulah orang yang bahagia.


#BahagiadiRumah adalah suatu realita kebahagiaan yang terwujud secara alami dan langgeng dalam lingkup rumah tangga.

Kebahagianku sebagai seorang istri dan juga ibu adalah di saat melihat senyuman di wajah buah hati dan suami tercinta.


NOVAVERSARY.....
28 tahun bukanlah perjalanan yang singkat, melalui artikel-artikelnya yang lengkap dan enak dibaca aku merasakan artikel-artikel itu  banyak membantu dan juga menemaniku menghadapi berbagai masalah yang ku hadapi. Layaknya perpustakaan, materi apapun yang aku cari pasti aku bisa menemukannya. Dari urusan travelling, pendidikan, keluarga hingga resep masakanpun ada.

NOVAVERSARY, doa & harapan. Semoga Tabloid NOVA bisa lebih menginspirasi dan mengedukasi wanita-wanita Indonesia pada khususnya dan keluarga Indonesia pada umumnya melalui artikel-srtikel yang sangat bermanfaat. Dan Semoga Tabloid NOVA menjadi salah satu media cetak dan digital media yang bisa membawa perubahan bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik. Happy Anniversary...


8 komentar:

  1. Ya, bahagia itu sebenarnya sederhana. Dan ibu rumah tangga pun bisa sukses layaknya ibu yang bekerja di kantor

    BalasHapus
  2. Subhanallah di usia 39 mbak. Semoga barokah ya mbak, dan Unka nya menjadi anak berbakti, bertakwa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, Aamiin.... terima kasih do'anya mbak.

      Hapus
  3. yaa..aampun..lihat anak begitu..siapa yang ga bahagia... jadi pengen nyium...

    BalasHapus
  4. Semoga selalu bahagia :)

    keluargahamsa.com

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Terima kasih sudah berkomentar yang sopan dan membangun.
Jangan bosan untuk berkunjung lagi ya....