Minggu, 30 April 2017

Momok Obesitas & Solusi Bedah Bariatrik dari OMNI Hospital Alam Sutera

(Foto: Google)

Masalah obesitas kini kian menjadi momok yang mengancam kesehatan masyarakat di Indonesia. Prevalensi obesitas terus meningkat, baik di kalangan penduduk dari kalangan ekonomi menengah ke atas, maupun mereka yang berpendapatan rendah.

Di tingkat global, menurut radio BBC London yang mengutip hasil riset peneliti di seluruh dunia yang dipimpin oleh Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) di Washington, tahun 2014 lalu, Indonesia dinyatakan berada di peringkat 10 dari daftar negara dengan tingkat obesitas tertinggi di dunia setelah AS, Cina, India, Rusia, Brasil, Meksiko, Mesir, Jerman, dan Pakistan.

Sejalan dengan itu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengungkapkan, secara nasional prevalensi obesitas sentral meningkat dari 18,8 persen pada tahun 2007 menjadi 26,6 persen pada tahun 2015.

Apakah yang dimaksud dengan obesitas itu? Apa dampaknya bagi kualitas kehidupan manusia?

Menurut Kamus Kesehatan (www.kamuskesehatan.com), obesitas adalah kondisi kronis di mana terdapat jumlah lemak tubuh berlebihan. Sejumlah tertentu lemak tubuh diperlukan untuk menyimpan energi, menginsulasi panas, meredam goncangan, dan fungsi lainnya. Jumlah normal lemak tubuh (dinyatakan sebagai persentase lemak tubuh) adalah antara 25% -30% pada wanita dan 18% -23% pada pria. Wanita dan pria yang memiliki lemak tubuh masing-masing lebih dari 30% dan 25% dianggap mengalami obesitas.

Perhitungan indeks massa tubuh (IMT) juga telah digunakan dalam definisi obesitas. IMT sama dengan berat badan dalam kilogram (kg) dibagi tinggi badan dalam meter (m) kuadrat. Karena IMT menggambarkan berat badan relatif terhadap tinggi maka sangat berkorelasi dengan kandungan lemak total pada tubuh orang dewasa. Obesitas didefinisikan sebagai IMT 30 ke atas.

Obesitas (Foto: Google)

Sedangkan dampak obesitas, menurut Prof. Valerie H. Taylor, MD, PhD, dan kawan-kawan, dari Clinical Endocrinology & Metabolism, sebuah lembaga riset kesehatan terkemuka di AS, bisa memicu kesehatan mental para penderitanya yang sangat berdampak terhadap kualitas kehidupan individual mereka. Ini sangat membahayakan kesehatan para anggota masyarakat lainnya yang ada di sekitar para penderita obesitas itu.

Celakanya, kata Prof Ali Mokdad, dari IHME, tidak ada negara yang melawan obesitas karena ini adalah masalah baru. Praktis, hingga kini, baik di tingkat global mapun di level masing-masing negara, termasuk Indonesia, belum ada kebijakan nasional terkait penanggulangan obesitas.

Dikaitkan dengan prevalensi obesitas di kalangan masyarakat Indonesia yang terus meningkat tersebut, itu jelas merupakan ancaman cukup serius bagi pembangunan kesehatan bangsa ini yang kini terus berjuang mewujudkan “peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya” – seperti yang diamanahkan rakyat melalui Undang-undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005 – 2025.

Di tengah krisis itu, tampillah OMNI Hospital Alam Sutera dengan solusi efektifnya, yaitu Operasi Bariatrik.

OMNI Hospital Alam Sutera merupakan salah satu dari tiga rumah sakit yang beroperasi di bawah bendera OMNI Hospitals Group. Dua rumah sakit lainnya adalah OMNI Hospital Pulomas dan OMNI Hospital Cikarang.

OMNI Hospitals Group sendiri berdiri sejak tahun 1972 dan merupakan rumah sakit terkemuka di Indonesia yang mempunyai standar manajemen tinggi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional. OMNI Hospitals Group saat ini telah melayani lebih dari 3 (tiga) juta pasien, dengan 30.000 operasi bedah, dan didukung oleh 210 para ahli medis dibidangnya.

Operasi Bariatrik (bariatric surgery) adalah operasi untuk menurunkan berat badan pada pasien obesitas morbid (obesitas yang menyebabkan penyakit) di mana metode lain seperti diet, olahraga dan pengobatan tidak efektif.

Operasi Bariatrik bekerja dengan salah satu dari tiga cara:
  1. Restriksi, yaitu membatasi jumlah asupan makanan dengan mengurangi ukuran lambung.
  2. Malabsorpsi, yaitu membatasi penyerapan makanan dalam saluran usus dengan “memotong-kompas” (bypass) sebagian dari usus kecil.
  3. Kombinasi dari restriksi dan malabsorpsi
Gastric banding dan bypass lambung adalah dua jenis bedah bariatrik yang paling umum.

Sejauh ini, Operasi Bariatrik merupakan terapi yang paling efektif dan aman dalam mengatasi obesitas dan kerap dijuluki secara ikonik sebagai #dietygtidakpernahgagal

Hingga kini, secara internasional, Operasi Bariatrik masih merupakan suatu tindakan medis yang tergolong canggih dan efektif. Oleh sebab itu, masyarakat Indonesia perlu berbangga hati karena di negara ini telah tersedia fasilitas tersebut, terutama di OMNI Hospital Alam Sutera.

Penulis sendiri memang bukan penderita obesitas, tetapi penulis pernah dirawat di salah satu #omnihospitals, yakni ketika penulis melahirkan anak bungsu saya tahun 2009, atau sekitar 8 tahun lalu.

Penulis menjadi saksi mata bahwa sistem pelayanan Care with Passion yang diterapkan oleh OMNI Hospitals Group, termasuk OMNI Hospital Alam Sutera, memang luar biasa dan jauh berbeda dibanding ketika penulis melahirkan dua anak sebelumnya di rumah-rumah sakit yang berbeda di Jakarta.

Care with Passion tersebut merupakan salah satu dari filosofi pengelolaan sistem kesehatan khas OMNI Hospital Groups, yaitu Care, Courtesy, Character, Capability.

Salah seorang perawat profesional OMNI Hospitals Group yang menangani kelahiran bayi bungsu penulis, tahun 2009. (Foto: dok. pribadi) 

Penasaran dengan Operasi Bariatrik? Silahkan simak video ini.



Tulisan ini diikutsertakan pada #lombablogbariatrik yang diadakan oleh OMNI hospital Alam Sutera  dengan tema Penanganan Obesitas dengan Bariatric Surgery.

#dietygtidakpernahgagal #omnihospitals #lombablogbariatrik


Referensi:
1. Kementerian Kesehatan RI
2. OMNI Hospitals Alam Sutera
3. Radio BBC London
4. Kamus Kesehatan – www.kamuskesehatan.com
5. Clinical Endocrinology & Metabolism, USA – DOI: http://dx.doi.org/10.1016/j.beem.2013.04.004
6. Dokumen pribadi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Terima kasih sudah berkomentar yang sopan dan membangun.
Jangan bosan untuk berkunjung lagi ya....